APBN Tiap Tahun Naik, JK: Perlu Pengawasan dengan Sistem

Jakarta -Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebutkan bahwa APBN Indonesia setiap pergantian pemimpin mengalami kenaikan hingga dua kali lipat. Dirinya mengungkapkan bahwa jumlah APBN di tahun 2000 sebesar Rp 1.000 triliun dan di tahun ini meningkat dua kali lipat menjadi sekitar Rp 2.000 triliun.

Kenaikan jumlah APBN ini ditengarai karena tingkat inflasi.

“Anggaran negara tiap tahun naik 100% atau naik dua kali. Contohnya anggaran di tahun 2.000 sekitar Rp 1.000 triliun sekarang Rp 2.000 triliun. 10 tahun sebelumnya Rp 500 triliun, sekarang naik empat kali jadi Rp 2.000 triliun. Tentu inflasi nilai barang,” jelas JK saat membuka Rapat Koordinasi Nasional APIP di Kantor Pusat BPKP, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2015).

Untuk menjaga APBN dibelanjakan sesuai porsinya, JK mengimbau untuk meningkatkan pengawasan APBN melalui sistem pemeriksaan yang mendalam. Tentunya juga harus melibatkan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di berbagai daerah.

“Mengawasi sistem bersama-sama dengan Inspektorat di daerah sehingga tidak memeriksa berkali-kali. Jadi memang dibutuhkan effort. Pemeriksaan membudayakan aparat dengan tentu banyak sistem yang berjalan,” terang JK.

“BPKP Inspektorat di daerah tentu bekerja di sistem yang sama” tambahnya.

Dirinya juga menyinggung penyerapan anggaran yang berhasil bukan tercermin dari banyaknya koruptor yang ditangkap. Menurutnya, pengalokasian anggaran yang tepat sasaran mampu mengurangi angka korupsi di Indonesia.

“Indikator keberhasilan bukan banyak koruptor di tangkap, tapi bagaimana anggaran tertib. Semakin banyak orang ditangkap bukan itu ukurannya,” tutup JK.

(hns/hns)

sumber : http://finance.detik.com/read/2016/08/23/131906/3281386/4/apbn-tiap-tahun-naik-jk-perlu-pengawasan-dengan-sistem

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*