Laporan Keuangan

Reviu Laporan Keuangan LIPI dengan target 2 (dua) laporan, dan telah terealisasi yaitu Laporan Hasil Reviu atas Laporan Keuangan LIPI Tahun 2013 dan semester 1 Tahun 2014.

Inspektorat LIPI telah melakukan reviu Laporan Keuangan Tahun 2013 dan semester I Tahun 2014 terhadap 50 (lima puluh) laporan keuangan satuan kerja dengan kriteria penilaian sebagai berikut:

No Kriteria Bobot Kesalahan
1 Neraca belum sesuai dengan saldo audited BPK RI 5
2 Kesalahan penggunaan kode penyetoran SSBP/SSPB (KL, Mata Anggaran) 3
3 Barang belum dihapuskan: Rusak Berat (RB), Hilang/Tuntutan Ganti Rugi (TGR) 2
4 Barang pihak ketiga belum diserahterimakan (Kimpraswil, Ex PT LEN, swadaya, pihak lain) 5
5 Aset yang belum tersertifikasi/IMB 5
6 Kesalahan pencatatan transaksi/kodefikasi BMN (reklasifikasi/penambahan nilai aset) 3
7 Barang yang belum tercatat dalam SIMAK BMN (kategori mudah: MAK 52, Iptekda, Kompetitif) 3
8 Barang yang belum tercatat dalam SIMAK BMN (kategori sedang: Hibah) 4
9 Barang yang belum tercatat dalam SIMAK BMN (kategori berat: Aset tak berwujud, Aset koleksi) 5
10 Barang berlebih belum tercatat dalam daftar BMN satuan kerja 5
11 Selisih antara BA Penilaian KPKNL dengan pencatatan dalam daftar BMN satuan kerja 5
12 Kesalahan penggunaan Akun (MAK 52 dicatat sebagai MAK 53 dan sebaliknya) 5
13 Distribusi DBR, DBL, KIB 4
14 CaLK dan sistematika penyusunan laporan keuangan 5
15 Aset LIPI yang dikuasai pihak ketiga 5
16 BMN perolehan dibawah tahun 2004 belum direvaluasi 2
17 Barang hilang belum diproses TGR 5
18 Barang hilang yang telah mendapat penggantian belum dihapuskan dari Daftar BMN 3
19 BA opname fisik persediaan belum diinput kedalam aplikasi persediaan 4
20 Kelebihan pembayaran belum mengurangi nilai aset 4

Untuk menghasilkan laporan keuangan yang lebih baik, metode reviu laporan keuangan lebih diarahkan ke metode “asistensi”. Dengan demikian, rekomendasi perbaikan dari Inspektorat dapat segera ditindaklanjuti sehingga laporan keuangan satuan kerja yang disampaikan ke tingkat lembaga sebagai dasar pembuatan laporan keuangan LIPI menjadi lebih berkualitas.